BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
SQL
Pengertian
SQL merupakan kepanjangan dari Structured
Query Language, yang berarti SQL adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk
melakukan implementasi terhadap data yang disimpan pada sebuah basis data
(database). Seperti halnya dalam pembuatan program aplikasi komputer, kita
menggunakan bahasa pemrograman untuk membangunnya. Begitu juga untuk pembuatan
database, digunakan bahasa SQL untuk membangun sebuah database.
Pengertian SQL terdiri
dari sekumpulan perintah-perintah yang digunakan untuk mengakses data pada
sebuah database relasional. Bisa dibilang SQL merupakan bahasa baku untuk
sebuah Relational Database Management System (RDBMS) yang Saat ini hampir
digunakan oleh semua server basis data yang mendukung bahasa SQL untuk
melakukan manajemen datanya. Bahasa SQL telah diresmikan sebagai bahasa
komputer yang mengikuti standar ANSI (American Nasional Standard Institute)
sebagai bahasa dalam manajemen database relasional.
Sejarah SQL pertamakali
dirancang pada tahun 1970 oleh peneliti dari IBM bernama EF Codd dengan
artikelnya yang berisi tenteng pembahasan ide-ide ntuk pembuatan basis data
relasional. Pada artikel tersebut juga membahas kemungkinan penggunaan bahasa
standar untuk mengakses sebuah basis data untuk menjalankan fungsi database.
Lalu tercetus SEQUEL (Structured English Query Language)sebagai nama bahasa
relasional database tersebut.
Setelah terbitnya
artikel tersebut, lalu IBM mengambil alih proyek untuk pembuatan basis data
relasional yang berbasis pada penggunaan bahasa SEQUEL. Kemudian setelah
permasalahan hukum karena penggunaan nama SEQUEL, lalu dirubah menjadi SQL.
Kepopuleran SQL semakin diperkuat dengan dibangunnya sebuah server basis data
dari perusahaan besar Oracle. yang melambungkan SQL sebagai bahasa dalam
menejemen basis data. Yang kenudian diikuti dengan database server terkemuka
seperti Database MySQL yang banyak digunakan sampai saat ini.
Beberapa Fungsinya
Perintah SQL
1. Query
1. Query
Perintah yang digunakan untuk
menampilkan data dari database,. perintah yang digunakan adalahSELECT.
2. DML (Data Manipulation Language)
Perintah yang digunakan untuk
manipulasi data seperti menambah, mengedit, menghapus data. Perintah yang
digunakan INSERT, DELETE, UPDATE, MERGE
3. DDL (Data Definition Language)
Perintah yang digunakan untuk
mendefiniskan struktur Objek database seperti membuat tabel, mengubah struktur
tabel, menghapus tabel. Perintah yang digunakan CREATE, ALTER, DROP, TRUNCATE, RENAME
4. DCL (Data Control Language)
Perintah yang digunakan untuk
mengatur perijinan akses terhadap database. Perintah yang digunakan GRANT, REVOKE
5. TCL (Transaction Control Language)
Perintah yang digunakan untuk
menentukan suatu transaksi diterapkan secara permanen atau dibatalkan. Perintah
yang digunakan COMMIT, ROLLBACK, SAVEPOINT.
Aturan Penulisan Perintah SQL
- Perintah dapat ditulis dalam huruf besar maupun
kecil.
- Setiap perintah diakhiri dengan tanda titik koma
“ ; “
- Perintah dapat ditulis satu atau beberapa baris
untuk memberikan komentar pada perintah SQL. Gunakan tanda minus “ - - “
untuk komentar 1 baris, atau di antara tanda “ \* “ dan “ *\ “ untuk
komentar beberapa baris.
B.
Perintah-Perintah
SQL
Pengertian
SQL adalah bahasa yang digunakan untuk mengakses basis data relasional yang
terdiri dari perintah-perintah. Perintah SQL (query) inilah yang menjalankan
fungsi seperti mengambil data dari database, menambahkan data ke database,
menghapus data di dalam database, dan mengubah data di dalam database.
Perintah
SQL dibagi menjadi 3 yaitu :
1.
DDL (Data Definition Language)
DDL
adalah perintah SQL yang melakukan pendefinisian terhadap sebuah struktur
database, yang meliputi struktur database dan table. Perintah SQL pada DDL
termasuk seperti berikut :
CREATE
ALTER
RENAME
DROP
2.
DML (Data Manipulation Language)
DML
merupakan perintah SQL yang berhubungan pada perilaku manipulasi atau
pengolahan data atau record yang ada dalam table. Perintah SQL yang termasuk
dalam DML antara lain :
SELECT
INSERT
UPDATE
DELETE
3.
DCL (Data Control Language)
DCL
merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pengaturan hak akses user, baik
terhadap server, database, table maupun field. Perintah SQL yang termasuk dalam
DCL antara lain :
GRANT
REVOKE
Setiap
perintah SQL tersebut dapat digunakan pada pernyataan perintah SQL dengan
menggambungkan klausa-klausa lain untuk menghasilkan data secara spesifik yang
dibutuhkan oleh user.
C.
Contoh
perintah SQL
1.
Create Database
Digunakan untuk
membuat database baru.
Syntax dasar:
CREATE DATABASE
database_nama
Contoh:
CREATE DATABASE databaseku
2.
Create Table
Digunakan untuk membuat
tabel data baru dalam sebuah database.
Syntax dasar:
CREATE TABLE
(
Column_name1 table_nama
data_type
Column_name2 table_nama
data_type
Column_name3 table_nama
data_type
)
Contoh:
CREATE TABLE bukutamu
(
Id int,
Nama varchar (255),
Email varchar(50),
Kota varchar(255)
3.
Select
Digunakan untuk memilih
data dari table database.
Syntax dasar:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
Atau
SELECT * FROM table_name
Contoh 1:
SELECT nama,email FROM bukutamu
Contoh 2:
SELECT * FROM bukutamu
4.
INSERT
Berfungsi
untuk menambah informasi/data baru kedalam tabel. Sintak dasarnya seperti
berikut :
INSERT
INTO namatabel (kolom) VALUES (value); Contoh :
INSERT
INTO siswa (nis,nama,kelas) VALUES (‘103099981’,’AIDA AGUSTINA’,’3C’); atau
INSERT
INTO siswa VALUES (‘103099981’,’AIDA AGUSTINA’,’3C’);
5.
Perintah DELETE
Berfungsi untuk menghapus informasi/data pada
tabel. Sintaknya sebagai berikut :
DELETE FROM namatabel WHERE keriteria;
Contoh
: DELETE FROM siswa WHERE nama = ‘AIDA AGUSTINA’;
Keterangan
: Menghapus data siswa yang memiliki nama “AIDA AGUSTINA”
6.
UPDATE
Berfungsi untuk memperbaiki informasi/data
pada tabel. Sintaknya sebagai berikut:
UPDATE namatabel SET namakolom=value WHERE
keriteria;
Contoh
: UPDATE siswa SET nama=’HERDI’ WHERE nis=’10309965’;
Keterangan
: Mengganti nama menjadi “HERDI” untuk siswa yang mempunyaI nis “10309965”
Perintah SQL Lainnya
1.
Membuat Database, yaitu :
CREATE
DATABASE namadatabase:
·
Contoh : create database sekolah;
·
Keterangan :
Membuat dabase baru dengan nama sekolah
2.
Menghapus Database, yaitu :
DROP
DATABASE namadatabase:
·
Contoh
: drop database sekolah;
·
Keterangan :
Menghapus database sekolah
3.
Membuat Tabel, yaitu :
CREATE
TABLE namatabel (namakolom typekolom(size), namakolom typekolom(size),…);
·
Contoh
: create table siswa (nis varchar(15), nama varchar(35), kelas int(3));
·
Keterangan :
Membuat tabel baru dengan nama siswa yang terdiri dari 3 fields/kolom. Kolom
nis bertype string, kolom nama bertype string dan kelas bertype integer.
4.
Mengapus
Tabel, yaitu :
DROP TABLE namatabel:
·
Contoh
: drop table siswa;
·
Keterangan :
Menghapus tabel siswa
5.
Mengganti Nama Tabel, yaitu :
RENAME namtabelyangdiganti TO namatabelbaru;
·
Contoh
: rename siswa to mahasiswa;
·
Keterangan :
Mengubah tabel siswa menjadi mahasiswa
6.
Menambah Kolom/Field, yaitu :
7.
Mengganti Nama Kolom/Field, yaitu :
ALTER TABLE namatabel CHANGE nama kolom yangdiganti
nama kolom baru typekolom(size):
·
Contoh
: alter table siswa change alamat alamat_rumah varchar(50);
·
Keterangan :
Mengubah kolom alamat menjadi alamat_rumah bertype string dengan panjang 50
karakter.
8.
Menghapus Kolom/Field, yaitu :
ALTER TABLE namatabel DROP namakolom;
·
Contoh
: alter table siswa drop alamat_rumah;
·
Keterangan :
Menghapus Kolom alamat_rumah dari tabel siswa.